Menurut Kantor Berita ABNA, dua anggota kepolisian setempat beberapa hari sebelumnya tewas akibat terjangan peluru oleh teroris yang dipicu oleh perselisihan mazhab. Dalam serangan mendadak tersebut selain merenggut nyawa dua polisi tersebut juga sempat melukai 3 orang lainnya.
Diberitakan secara resmi oleh pihak kepolisian setempat, bahwa kedua anggota kepolisian tersebut dalam keadaan sedang mengendarai sepeda motor menuju kantor tempat mereka sehari-harinya bekerja yang kemudian dalam perjalanan mendapat terjangan peluru yang mengakibatkan kematian mereka. Terjangan peluru membabi buta tersebut juga melukai satu staff kepolisian lainnya dan seorang warga sipil beserta istrinya yang pada saat yang sama berada pada lokasi kejadian.
Kepala kepolisian dalam penyampaiannya menyebutkan, "Karena yang menjadi korban adalah anggota kepolisian yang menganut mazhab Syiah, karenanya kami berkesimpulan penyerangan tersebut dipicu oleh kebencian mazhab."